HP tiba-tiba mati sendiri pastinya akan sangat menjengkelkan. Apalagi ketika kamu sedang menggunakannya di saat-saat penting.

Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Cara Mengatasi HP yang Suka Mati Sendiri

Bisa dibilang untuk memperbaiki HP yang suka mati sendiri ini punya cukup banyak cara. Tentunya cara yang harus kamu pilih itu disesuaikan dengan kondisinya ya.

Penyebab HP Mati Sendiri

Jika tidak, maka cara tersebut tidak akan berpengaruh dan HP kamu tetap akan mengalami masalah tersebut.

Nah, kalau kamu ingin memperbaikinya, kamu bisa cek cara-cara berikut ini:

1. Bersihkan Cache HP

Saat HP kamu sering mati sendiri, kamu bisa mencoba metode yang paling mudah seperti ini lebih dulu.

Berikut cara-caranya:

  1. Masuk ke menu Pengaturan di HP yang kamu gunakan.
  2. Cari dan pilih menu Perawatan Perangkat / Device Management / Penyimpanan atau sejenisnya.
  1. Pilih menu Optimalkan Sekarang > tunggu sampai proses recovery selesai.
  1. Pilih tombol Selesai.

Note: Contoh diatas menggunakan HP Samsung dengan sistem operasi Android versi 9 (Pie)

Kamu juga bisa memakai aplikasi ini kalau pengaturan tersebut tidak ada di HP.

Selain membersihkan cache HP, sistem juga akan menghapus beberapa file yang tidak diperlukan atau dianggap sampah.

Tentu hal ini dapat membuat penyimpanan di HP kamu mempunyai banyak space kembali.

Pernah flash HP Xiaomi nggak? Ini kode error Mi Flash dan cara mengatasinya

2. Lakukan kalibrasi Baterai

Kalau cara pertama belum berhasil dan HP kamu masih suka mati sendiri, kamu bisa coba melakukan kalibrasi baterai.

Apalagi kalau HP yang kamu gunakan baterainya sudah tidak normal, untuk menanganinya bisa coba cara ini.

Berikut cara kalibrasi baterai:

  1. Gunakan HP sampai baterainya habis dan sampai HP mati.
  2. Nyalakan kembali sampai HP kamu dapat masuk ke sistem.
  3. Tunggu sampai HP mati kembali saat daya baterainya telah habis (0%)
  1. Sambungkan kabel charger ke HP kamu yang sedang dalam keadaan mati.
  2. Saat di cas, tunggu sampai pengisian daya baterai menjadi 100%.
  3. Nyalakan HP lalu gunakan kembali sampai baterainya habis dan tidak bisa hidup lagi.
  4. Lakukan pengecasan kembali sampai indikator baterainya penuh.
  5. Kalau sudah hidupkan HP > masuk menu Pengaturan > pilih Pengaturan Perawatan Perangkat.
  6. Pilih menu Baterai > cek status dengan memilih Penggunaan Baterai.

Note: Tetap jaga suhu pada baterai supaya tidak merusaknya dan mengalami overheat

Langkah di atas merupakan cara untuk mengkalibrasi baterai secara manual tanpa menggunakan aplikasi pihak ke tiga.

Status baterai pada HP yang digunakan akan disesuaikan secara otomatis dengan kalibrasi ini.

3. Pastikan Suhu Baterai Tidak Panas

Suhu baterai terlalu panas dapat menyebabkan HP mati sendiri. Di sini kamu harus selalu memastikan untuk menjaga suhu baterai tersebut.

Untuk nilai normalnya ada di angka 30 sampai 35 derajat celcius. Jika melebihi itu komponen biasanya tidak bisa bekerja dengan baik.

Kamu bisa mengeceknya dengan aplikasi ini:

Suhu Baterai
Suhu Baterai
Developer: Simple Smart Apps
Price: Free
  1. Pasang aplikasi Suhu Baterai.
  2. Masuk ke aplikasi Suhu Baterai.
  3. Lihat suhu baterai pada HP yang kamu gunakan.
  • Kalau melebihi suhu normalnya, matikan HP sementara.
  • Hidupkan HP kamu kembali jika sudah tidak terlalu panas.

Setelah saat main game atau menonton video dalam durasi lama, tentunya suhu pada baterai juga menjadi naik.

Kalaukamu mengalaminya, kamu bisa mematikan HP ketika baterai sudah terlalu panas untuk mempercepat penurunan suhunya.

4. Kembalikan HP ke Setelan Pabrik

Mengembalikan HP ke setelan pabrik bisa digunakan ketika HP terdapat bug, salah satunya mati sendiri.

Sebelum memakai metode ini, pastikan data-data di HP sudah kamu backup terlebih dulu.

Berikut cara-caranya:

  1. Masuk ke menu Pengaturan di HP yang digunakan.
  2. Cari dan pilih menu Manajemen Umum.
Menu Manage Umum Android
  1. Pilih menu Reset.
Tombol Reset HP
  1. Pilih Reset Data Pabrik.
Reset Data Pabrik
  1. Tunggu sampai proses Reset Data selesai.

Semua sistem aplikasi yang bermasalah sampai pengaturan HP sebelumnya akan dihapus dan dimuat ulang.

Kamu bisa juga lakukan hard reset lewat mode recovery

5. Hapus Aplikasi yang Tidak Penting

Jika kamu tidak ingin melakukan reset pabrik, kamu bisa coba menghapus aplikasi yang sudah tak terpakai dulu.

Alasannya jika ruang penyimpanan lebih banyak dan kinerja RAM tidak terlalu terbebani, masalah HP tiba-tiba mati mungkin bisa diatasi dengan cara ini.

Berikut langkah untuk menghapus aplikasi:

  1. Masuk ke menu Pengaturan
  2. Cari dan pilih menu Aplikasi.
Menu Aplikasi di Pengaturan HP
  1. Pilih Aplikasi yang sudah tidak digunakan.
  2. Pilih menu Hps Instalan > klik OK.
Hapus Aplikasi HP

6. Unroot Android

Tidak selalu stabil, HP yang di-root bisa memunculkan error tertentu.

HP mati sendiri adalah salah satu yang umum ditemui.

Untuk mengatasinya, kamu harus melakukan unroot kembali. Hal ini dilakukan supaya sistem HP kamu yang bermasalah dapat berfungsi kembali normal.

Untuk cara unroot kamu  bisa mengikuti tutorialnya di Youtube.

7. Cek RAM Jangan Sampai Penuh

RAM yang penuh merupakan salah satu hal yang bisa membuat HP yang kamu gunakan suka mati sendiri.

Pastikan kamu sudah mengecek RAM dan menyisakan space untuk meringankan kinerjanya.

Berikut langkah untuk mengecek RAM dan mengoptimalkannya:

  1. Buka menu Pengaturan.
  2. Pilih menu Perawatan Digital.
  3. Pilih menu Memori.
  4. Tunggu proses pengecekan RAM.
  5. Pilih menu Hps Skg untuk meringankan penyimpanan RAM.

Setelah mengakses menu tersebut, maka aplikasi-aplikasi yang membani RAM akan ditutup.

Kamu juga bisa pakai aplikasi tambahan untuk mengoptimalkan memori.

Bisa dicari di Playstore.

8. Belum Bisa? Servis HP

Jika semua cara di atas telah dicoba namun HP kamu masih suka mati sendiri, lebih baik kamu perbaiki langsung di servis HP.

Ini untuk memperbaiki ketika ada kerusakan komponen di HP, dengan komponen tersebut diganti dengan yang baru.

Untuk gambaran biaya:

Kalau Rusak SistemKalau Rusak Komponen
50 – 100 ribu200 – 500 ribu

Penyebab HP Suka Mati Sendiri

Penyebab HP Suka Mati Tiba-tiba

Ini sebagai rangkuman saja. Buat kamu yang butuh dan buat kamu yang ingin menghindari HP suka mati tiba-tiba kedepannya.

#1. Terlalu Banyak File Sampah yang Menumpuk

Aplikasi ketika dijalankan, pasti akan membuat file sampah atau cache bermunculan secara terus menerus.

Jika terus menumpuk dan tidak pernah kamu bersihkan, ini akan mengefek ke sistem menjadi berat, sistem menjadi crash dan akhirnya membuat HP mati.

#2. Terlalu Panas

Selanjutnya bisa diakibatkan oleh baterainya. Baterai HP kamu penuh atau masih banyak, tidak menjamin kalau kondisinya bagus.

Ciri-ciri baterai yang masih bagus adalah mempunyai suhu normal. Pada umumnya, suhu normal baterai HP itu 30 sampai 35 derajat celcius saja.

#3. Memori Internal Habis

Kapasitas memori yang penuh bisa jadi salah satu penyebab, karena dapat membuat kinerja HP kamu menjadi lemah.

Maka dari itu, untuk menghindari hal tersebut kamu harus menyisakan setidaknya 1 GB untuk memori internal.

#4. Terdapat Virus

Tidak hanya komputer, HP juga bisa terinfeksi virus dan dapat menyebabkan kerusakan sistem.

Biasanya virus tersebut muncul ketika kamu memasang aplikasi yang tidak disarankan.

#5. Ada Komponen yang Rusak

Selain masalah pada sistem, penyebab lainnya juga bisa disebabkan oleh kerusakan komponen.

Umumnya kerusakan ini terletak pada komponen baterai, memori, layar HP atau IC-nya yang sedang bermasalah.

Semua faktor ini bisa saja terjadi pada HP merk Xiaomi, Samsung, Oppo, Asus dan lainnya.

Kesimpulan

Umumnya HP tiba-tiba mati sendiri bukanlah hal yang berbahaya, selama masalah itu masih berkaitan dengan sistemnya.

Disarankan kamu hanya perlu lebih berhati-hati lagi dan memperhatikan masalah pada HP yang digunakan. Sehingga dapat mencegah masalah ini dikemudian hari.

Kenapa HP Mati Sendiri?

Biasanya dikarenakan ada kerusakan dari sistem HP, hingga masalah pada komponen HP kamu.

Bisakah HP Mati Sendiri Diperbaiki?

Bisa. Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan supaya HP tidak mati dan restart lagi tiba-tiba.